Ketika waktunya tiba..

Tak apa..
tak lagi perlu tampak
atau dibiarkan tergeletak
di permukaan

Lebih baik ditanam
cukup dalam
agar akarnya tumbuh menghunjam

Tak mengapa
tak mengapa tak ada yg tahu
apa kabarnya ia di dalam sana

Biar dipercayakan
Pada bumi yg bersedia merawat

Dititip
Pada Yang Paling Mengerti
kapan saatnya
tunas itu
menyapa mentari

Tak hendak merengek dan merajuk
lalu iri pada kuntum anggun itu
yang dipetik hati-hati
dimanjakan dalam jambangan
dilindungi dari terik mentari
dan dihindarkan dari guyuran hujan

Cukup percaya
semua baik adanya..
Tak perlu meminta jambangan serta takut pada panas hujan..
Cukup bahagia,
menempati bumi yg selalu murah hati..
Bahagia juga, dengan terik mentari..
karena ia memberi energi..
Pun guyuran hujan,
tak kan membusukkan, jika kau punya akar yg kuat menghunjam..
Cukup berharap saja,
agar tunas itu
dijadikan-Nya pohon yg kokoh tertanam
Dengan rerimbunan teduh
Dengan keindahan yg membunga di setiap pucuk
Dengan buah yg manis..
Biarlah ia memberi manfaat sepanjang masa
kelak ketika waktunya tiba..

Semoga..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s