Selalu Ada Saatnya

Puisi ini saya temukan suatu hari, saat bermaksud menulis di blog-bersama.. Alih-alih menulis, seperti biasa, saya selalu dengan mudah terpesona dan terhanyut membaca tulisan teman-teman lain.. entah tulisan mereka sendiri, atau cuplikan karya yang menarik hati..

Yang satu ini, karya Arswendo Atmowiloto.. terasa cukup menentramkan..

 

Selalu Ada Saatnya

 

Ke arah manapun kaki melangkah,

selalu ada tempat tetirah.

Di arah manapun yang paling sesat,

selalu ada tempat istirahat.

Di kemarau paling kacau, masih ada dangau.

Di padang pasir masih ada oase penuh air.

Di rumah joglo ada senthong yang disengaja kosong.

Di udara ada ruang hampa.

Di mana-mana ada saatnya, juga sekarang ini.

Saat bersimpati pada diri.

Sebelum peluh menjadi jenuh.

Sebelum jelaga mengotori jelaga.

Sebelum rasa syukur berubah menjadi takabur.

Di sini kita bersama, di ruang itu kita bersapa, kita bertapa.

Bersamaan angin berhenti bergerak, walau sejenak.

Selalu ada saat. Selalu ada tempat; ke arah manapun.

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s