gambar Day #14 Writing Challenge: books you never tired of reading

Aslinya hari ini bertemakan movies you never tired of watching, tapi saya tidak pernah nonton film berkali-kali. Selain Home Alone yang diputar terus di tivi waktu saya kecil. Eh, pernah juga dink, Three Idiots sama AADC 1. Tiga kali kayaknya, tapi itu juga karena nemenin temen.

Kalau baca buku yang sama berulang-ulang, sampai tidak terhitung berapa kali, itu kayaknya sudah jadi kebiasaan. Kalau kata farrahnanda itu termasuk obsesif, atau apa gitu dia bilang. Saya lupa, dan biasanya dia juga lupa. Karena kami sama-sama pelupa.>.<

Jadi, tema hari ini diganti saja, ya. Berikut ini beberapa buku yang beberapa kali saya baca ulang.

  1. Contact – Carl Sagan. Buku ini ditaruh pertama bukan karena paling sering dibaca, tapi karena cuma buku ini yang ada di tempat tinggal saya sekarang. Dan ini juga yang pertama kali diingat. Tapi, jelas ini salah satu buku favorit. Saya mengagumi kepiawaian Carl Sagan membicarakan teori-teori fisika tanpa sedikit pun terasa njlimet. Apa yang saya rasakan tentang novel ini mungkin bisa dilihat di foto berikut, itu tulisan yang saya buat sewaktu meminjamkannya pada seseorang, yang saat ini menjadi teman hidup. 🙂 img_20170111_071204
  2. To Kill a Mockingbird – Harper Lee. Saya belajar banyak tentang hubungan Ayah-Anak dalam buku ini.
  3. A Wizard of Earthsea – Ursula K. LeGuin. Saya suka sekali analogi-analoginya tentang kehidupan, perjuangan, atonement, pembebasan, dan tentang menaklukkan diri sendiri.
  4. Harry Potter, edisi mana saja. Ini termasuk yang paling sering dibaca saat makan kayaknya, sampai hafal dialog-dialognya.
  5. Komik One Piece, volume berapa saja. Ini juga sering dibaca ulang, terutama kalau sedang ingin tertawa, walau sedetik kemudian saya bisa saja mbrebes mili bacanya. Pak Eiichiro Oda memang juara.
  6. The Little Prince – St. Exuperry. Ini buku yang timeless menurut saya. Pertama kali baca saat kelas 1 SD, dan saya langsung merasa punya sahabat baik: si penulis, dan tokoh anak kecil di dalamnya.
  7. Shaidul Khatir – Ibnu Al jauzi. Kompilasi tentang pemikiran beliau sehari-hari, banyak yang saya pelajari di dalamnya.
  8. The Importance of Being Earnest – Oscar Wilde. Favorit banget lah sama tulisan beliau yang satu ini. Kocak, witty, menyindir tapi lucu. Dibaca berulang-ulang tetap ketawa.
  9. Kartun Peradaban – Larry Gonnick. Buku tentang sejarah tapi dikemas ringan dengan komentar-komentar yang kadang nyinyir tapi bener sih.

Segitu aja kayaknya, listnya bakal panjang kalau ditulis semua. Yang jelas buku-buku itu termasuk buku yang ringan tapi setiap dibaca ulang selalu saja ada hal-hal dan sudut pandang baru di dalamnya, setidaknya menurut saya. Ada banyak buku yang termasuk favorit, tapi tidak begitu nyaman untuk dibaca berulang-ulang. Mungkin karena mood-nya grim, semacam 1984, Brave New World, atau Dorian Gray-nya Oscar Wilde. Saya suka sekali semuanya, dan pernah juga baca ulang, tapi suasana di sekitar tiba-tiba saja terasa mencekam kalau baca itu. >.<

Sekian dulu 🙂

Iklan

9 comments

  1. salam kenal senbelumnya
    nah kalo soal buku yg saya baca berulang, saya suka bukunya bubin LantanG, entah berapa ratus kali mungkin sudah saya baca ulang bertahun2 😀
    demikianlah

    Suka

      • bukunya sudah teramat langka sekarang, saya aja perlu bertahun2 mencarinya hingga punya koleksi lengkapnya dan salah satu harta karun yg tak pernah saya ijinkan orang lain untuk meminjamnya, sampai segitunya haha

        Suka

      • Wuaah… ini pasti koleksi yang sangat berharga ya, jadi penasaran, cuma sering dengar namanya aja sih…Bubin Lantang…tapi belum pernah mencari tahu lebih jauh… Hmm, mungkin saya mulai dari lihat-lihat sinopsisnya dulu aja di goodreads 😄

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s