Day #15 Writing Challenge: Bullet point your…

Di sini pukul enam pagi, dan masih akan gelap sampai jam delapan nanti. Apa yang bisa ditulis tentang kegiatan hari ini? Baru tiga hal yang saya kerjakan, bangun, memasak, dan sarapan. Dan sepertinya setiap hari itu-itu saja kegiatannya.

Daripada saya membuat tulisan tentang “bullet point your whole day“, mungkin lebih baik saya membuat list “bullet point what you see from the window“, walau mungkin sama tidak menariknya. Paling tidak, saya masih suka mengernyit sejenak ketika melihat siluet bergerak-gerak di jalanan yang gelap, dan menyadari itu adalah orang-orang bersepeda yang akan berangkat bekerja. Mengingatkan saya pada tukang sayur di tempat saya dulu. Tapi, di sini tak hanya tukang sayur yang bersepeda, bisa jadi mereka adalah profesor yang mengajar astrofisika atau genetika.

  • 6.33, datang lagi siluet di keremangan jalan, cuma terlihat titik lampu putih dan bentuk roda. Jalanan memang masih gelap sekali. Subuh baru tiba, tapi matahari masih jauh.
  • 6.35, sebuah mobil di parkiran menyala lampunya. Berkelip sejenak, lalu seseorang keluar lagi dari pintu kemudi. Mengecek jendela dan kembali untuk mengambil sesuatu dalam mobil. Wiper-nya tidak jalan, mungkin. Hari-hari ini, kadang udara terlalu dingin. Walau hujan tidak turun, tapi kadang embun beku melapisi permukaan apa saja. Termasuk jendela mobil. Tempo hari saya melihat hal yang sama di parkiran. Seseorang mengikis lapisan es dari jendela mobilnya. Apa mereka tidak terpikir memakai penutup mobil seperti orang-orang di Indonesia ya? Seingat saya, saya tidak pernah melihat mobil di sini ditutup. Semua diparkir berjajar di tempat terbuka, seperti di belakang flat tempat saya tinggal. Tanpa satpam, tanpa pagar dirantai gembok, tanpa kanopi.
  • 6.48, mobil di parkiran tinggal enam.
  • 6.49, sebuah van putih melintas di jalan, lalu berhenti di bangunan sebelah saya tinggal; semacam ruko.
  •  6.51, saya bingung mau menulis apa lagi. Sebuah sepeda melintas lagi. Pengendaranya membawa ransel di punggung yang tingginya melebihi kepala.
  • Lampu-lampu jalan masih menyala. Kekuningan dan tidak terlalu terang, seperti mangkuk terbuka diisi lilin di atasnya.
  • Tirai-tirai rumah masih tertutup, beberapa menyiratkan lampu yang menyala dalam ruangan, beberapa lagi sepenuhnya gelap.
  • 7.05, tetangga saya keluar membawa anjingnya berjalan-jalan. Anjing putih besar berbulu keriting entah dari jenis apa. Saya sering berpapasan dengannya, tapi tidak pernah tahu namanya. Kadang kami bertukar sapa tentang cuaca.
  • 7. 08, semua masih sama di luar sana.

Itu dulu saja, mungkin suatu saat kalau saya membaca ini kembali, saya akan ingat bagaimana saya duduk di dekat jendela, dan berkali-kali menolehkan kepala seperti agen rahasia yang mengintai dengan berpura-pura jadi ibu rumah tangga sambil menulis blog. *kebanyakan nonton NCIS >.<

 

 

Iklan

9 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s