gambar The Dummy Cook Project #3: Birthday Dinner, Chocolate Cheesecake and Spanish Paella

Beberapa hari yang lalu, saya berencana memasak nasi kuning dan kue cokelat. Bukan untuk perayaan, hanya ingin ia yang berulang tahun tahu, bahwa ia spesial bagi saya. #tsah. Tapi, setelah memastikan bahan si nasi kuning lengkap, orangnya malah minta dibikinin paella. Di situ saya justru merasa senang, soalnya saya agak khawatir juga memasak nasi kuning. Selain belum pernah, lauk pelengkapnya cukup banyak dan lama memasaknya. Lagipula, si paella toh pada dasarnya nasi kuning, cuma lauknya sea food dan masaknya lebih cepat, yeaaay!

Jadi, cuma itu sajalah menu makan malam kami. Tidak ada lilin dan perayaan, cukup doa yang sama yang setiap hari dipanjatkan. Walau sederhana, tapi alhamdulillah makanannya enak banget! Duh, ini pamer bukan ya. Wkwk. Pada dasarnya saya sendiri kaget kok ternyata bisa enak. Ini jelas karena resepnya nyontek, dan alhamdulillah contekannya oke. Untuk kue cokelat ini, saya harus berterimakasih pada resep yang saya temukan di sini.

Sedangkan untuk Paella, saya lupa yang mana yang jelas-jelas saya ikuti, karena resepnya banyak sekali variasi dan saya mengambil sedikit dari sana-sini yang sesuai dengan situasi dapur. Tapi, percayalah, paella ini makanan favorit saya setelah bakso dan sambel goreng kentang. Enak, mudah, kaya rasa, tidak banyak menggunakan wadah untuk memasaknya.

Si kue cokelat ini, rasanya yang soft, lembut, creamy–tapi tidak terlalu lumer, serta tambahan cheese yang membuat tekstur dan rasanya jadi unik, membuat saya terkaget-kaget sendiri. Ternyata bisa juga ya, saya bikin kue cokelat selain brownies dan kue bolu. >.<

Cake ini hasil akhirnya creamy tapi masih bisa dipotong, mirip dengan tekstur cheesecake-nya br*adt*lk yang harus disajikan dingin. Di resep asli tidak perlu ditutup glaze cokelat lagi di atasnya, tapi karena yang berulang tahun ini chocolate junkie, alias maniak segala berbau cokelat, saya jadi khawatir kalau versi cheesecake ini kurang nyoklat untuk beliau. Makanya saya tutup lagi dengan selapis glaze. Kalau buat saya pribadi, tanpa itu pun sudah wuenaak banget. Toppingnya juga tidak pakai saus buah, compote, atau yang semacamnya, benar-benar cuma buah yang ditaruh sebelum glaze coklatnya mengering. Lebih praktis dan menghindari tambahan gula.

Oke, ini dia resepnya.

CHOCOLATE CHEESECAKE

Bahan:

  • Cokelat masak 150 gr (saya pakai yang semi-sweet, 60% cacao)
  • Cream cheese 200 gr (saya pakai merk philadelphia, di Indonesia saya pernah pakai merk ini dan merk anchor, harganya lupa. Kalau di sini, 200 gr itu sekitar 30 ribu rupiah)
  • Gula pasir 40 mg (saya pakai 2 sendok makan saja)
  • Telur utuh 2 butir
  • Tepung terigu 3 sdm
  • Bahan untuk alas cake: cokelat masak yang sama seperti di atas, ambil saja sekitar 30 gr, biskuit belvita lima keping (biskuit apa pun boleh, oreo, sari gandum, biskuit cokelat), dan mentega 1 sdm muncung.

Cara membuat:

  • Pertama, kita buat dulu alas cake atau crust-nya. Lelehkan cokelat dan mentega dalam wadah yang dialasi air panas. Caranya, di atas api taruh wadah/panci kecil berisi air, di atas wadah tersebut taruh lagi wadah berisi cokelat, bisa di mangkuk/cup tahan panas. Jadi si cokelat meleleh bukan karena panas langsung dari api, melainkan panas dari air di sekitarnya. Kalau ada microwave, tinggal masukkan ke microwave selama 1 menit.
  • Sambil menunggu cokelat meleleh, hancurkan si biskuit. bisa ditumbuk pakai penggiling roti/ulekan, atau masukkin ke plastik dan diremas-remas, atau dimasukkan ke grinder (bagian blender yang kecil untuk menghaluskan biji2an).
  • Dalam mangkuk kecil, campurkan si biskuit dengan mentega dan cokelat leleh, setelah tercampur merata, ratakan di dasar loyang, tekan-tekan dengan bagian belakang sendok.
  • Sementara itu, lelehkan lagi 150 gr cokelat dengan cara yang sama seperti di atas, biarkan sampai agak dingin, tapi masih bisa dituang.
  • Dalam mangkuk besar, campurkan cream cheese, gula, dan tepung sampai rata. Dengan cara manual pakai tangan bisa, pakai mikser pun bisa. Cream cheese mudah meleleh di suhu ruang, jadi tidak terlalu sulit mengaduknya.
  • Masukkan telur satu persatu, kocok hingga tercampur rata, tidak perlu sampai mengembang
  • Masukkan cokelat leleh yang tadi, aduk hingga rata
  • Tuang adonan ke dalam loyang yang telah dialasi crust
  • Panggang selama 1 jam suhu 150 derajat. Biarkan dingin si suhu ruang, setelah itu dinginkan dalam lemari es kira-kira 1 jam. Potong-potong dan siap disajikan.

Kalau mau pakai glaze, tinggal lelehkan cokelat masak, sama seperti di atas, tambahkan mentega dengan perbandingan 1:5. Tuang di atas kue yang telah dingin.

Oh iya, karena loyang saya sangat kecil, cuma berdiameter 12 cm, saya takut adonannya mengembang tinggi, jadi tidak saya masukkan semua ke loyang bulat. Sekitar seperempatnya saya masukkan ke wadah persegi itu untuk dipanggang juga, tanpa dialasi crust. Sebetulnya saya merasa sudah memfoto si adonan di loyang bulat, tapi ketika dicari-cari kok tidak ada, yasudah seadanya >.< dan btw, ternyata adonannya tidak mengembang tinggi. Jd aman dimasukkan semua.

Kalau lihat di link resep asalnya, jumlah cokelat dan cream cheesenya dobel, karena dia pakai loyang 22 cm. Sedangkan untuk resep ini hanya setengahnya.

*

Oke, lanjut ke resep paella. Paella ini makanan Spanyol berbahan dasar beras dan sea food. Warna kuningnya berasal dari saffron, pewarna alami dari sejenis bunga. Hasil akhirnya di nasi saya kira tidak jauh beda dengan warna kuning dari kunyit. Cuma kunyit punya bau yang agak lebih kuat, menurut saya.

Paella biasa dimakan rame-rame, dimasak di tungku besar untuk banyak orang saat ada perayaan. Mirip lah ya dengan nasi kuning. #maksa  Saya suka paella karena kaya rasa, gurih, dan banyak seafood-nya. Bedanya dengan nasi goreng seafood adalah, nasgor dibuat dari nasi, sedangkan paella ditanak dari beras dengan air dari kaldu seafoodnya.

Masaknya mudah karena cuma mengotori 1-2 wadah. Berikut ini resepnya.

SPANISH PAELLA

Bahan:

  • Cumi basah 125 gr
  • Udang segar 100 gr
  • Dada ayam 125 gr (aslinya pakai kerang, tapi kemarin malas beli kerang lagi)
  • Beras 300 gr (sekitar dua cangkir)
  • Tomat 2 buah, potong kasar
  • Bawang bombay besar 1 buah, iris kasar
  • Bawang putih 3 siung, haluskan
  • Paprika bubuk 1 sdt peres (saya pakai paprika pedas, kalau tidak ada, bisa pakai cabe bubuk)
  • Kecap ikan 2 sdt
  • Garam 2 sdt
  • Gula 1 sdt
  • saffron sejumput (sedikit saja sudah kuning warnanya)
  • Minyak untuk menumis

Cara membuat:

  • Cuci beras kemudian rendam kurang lebih 30 menit
  • Rebus udang dengan 1 liter air
  • Di wajan besar, tumis bawang bombay, masukkan bawang putih, tunggu sampai bawang menjadi transaparan, jangan sampai kecoklatan, masukkan tomat yang sudah dipotong-potong, biarkan dengan api sedang, sampai tomat agak layu
  • Masukkan cumi-cumi dan dada ayam yang sudah dipotong-potong, tunggu sampai daging ayam kelihatan memutih/agak matang, jangan sampai matang.
  • Masukkan paprika bubuk, kecap ikan, gula, garam, aduk rata
  • Tiriskan beras yang tadi direndam, kemudian masukkan ke wajan, aduk hingga beras terlumuri bumbu.
  • Tambahkan 3 cangkir air rebusan udang hingga beras terendam kira-kira satu ruas jari. Susun udang di atasnya. img_20170109_163156887
  • Saya menambahkan kacang polong di atasnya, tapi tidak pakai juga tidak apa-apa. Seingat saya memang tidak pakai kacang polong sih, Hehe.
  • Larutkan saffron dengan sedikit air, tuang ke atas wajan.
  • Tutup wajan, biarkan dengan api sedang kira-kira 15 menit. Cicipi kuah, sesuaikan rasa dengan menambah gula/garam. Tutup lagi kira-kira 30 menit dengan api kecil hingga air surut dan nasi empuk. Matikan api. Biarkan di atas kompor selama 10-15 menit sebelum disajikan.img_20170109_173646

Paella siap dinikmati. 🙂

Selamat mencoba!

Iklan

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s