Day #28 Writing Challenge: Rage Room and Women Anger

Beberapa hari lalu Al-Jazeera menayangkan sebuah tempat di Rusia, khusus untuk melampiaskan amarah. Rage room namanya. Di mana orang-orang bebas membanting, menghempas, memukul, menghancurkan, apapun yang ada di ruangan itu. Mulai dari gelas, piring, vas bunga, gerabah, sampai TV, komputer, dan printer.

Konon responnya bagus, banyak orang mengantri untuk booking ruangan tersebut. Di footage terlihat pasangan muda mengayun-ayun pemukul bisbol menghantam barang pecah belah di ruangan, mereka memakai helm dan masker pelindung. Dinding ruangan dipenuhi cipratan dan coretan cat di mana-mana.

Ada dua hal yang saya tangkap sekilas. Yang pertama, menurut reporternya, mayoritas pengunjung justru adalah perempuan. Yang kedua, kalau tidak salah lokasinya bertempat di Moscow.

Saya jadi teringat cerita tentang Moldova di buku Eric Weiner – The Geography of Bliss. Tentang sebuah tempat yang konon paling tidak bahagia di dunia. Tempat di mana orang-orang saling curiga, dan mereka berjalan dengan muka cemberut seharian. Tempat di mana para lelaki kurang mengurus diri, dan perempuannya menor habis-habisan. Menor tapi murung. Menor karena terpaksa. Karena–kata narasumber Eric–begitulah cara mereka bersaing untuk kehidupan yang lebih baik. Misalnya untuk mendapat pekerjaan lebih baik, lelaki yang lebih makmur, atau juga untuk menggaet pasangan dari luar negeri. Apa mungkin para perempuan di rage room juga jenis perempuan murung seperti itu?

Tapi Moldova bukan Rusia, walau dulu pernah jadi bagiannya. Entah kenapa pula saya tadi teringat Moldova. Mungkin karena sama-sama berawalan Mo-. XD

Dan saya juga salah kalau mengira bahwa statistik tentang rage room hanya berlaku di bagian bumi utara. Setelah melihat-lihat, ternyata rage room juga ada di Amerika. Dan lagi-lagi, mayoritas pengunjung yang ‘mengamuk’ di sana adalah perempuan.

Why oh, why? Is there any deeper meaning, or is it simply because there are more women than man in this world?

*gambar dari sini

Iklan

11 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s