Hari kesepuluh: Beberes blog dan membuat kenangan

Ada suatu masa dalam hidup saya yang baru seperempat abad lebih sedikit ini di mana ingatan tidak bisa diandalkan. Sekarang pun saya masih agak pelupa, sih. Tapi di masa itu, segumpal waktu seperti bolong dan dicuri dari ingatan saya. Kalau ingatan bisa diibaratkan jalanan, maka jalannya berlubang-lubang besar, gronjal-gronjal, bahkan kadang menganga lebar. Sehingga, alih-alih mencoba berjalan di situ, lebih baik dilompati saja atau cari jalan yang lain.

Kalau ingin menelusuri jejak-jejak di saat itu, saya tidak bisa mengandalkan ingatan. Andalan saya adalah tulisan dan beberapa foto yang sewaktu diambil rasanya sepele dan tidak monumental. Tapi, berkat itu, saya jadi lumayan bisa menambal bolong-bolong yang ada. Merunut lagi tempat dan kejadian yang saya lewati, serta keadaan saya ketika melewatinya. Tidak semua menyenangkan, banyak yang masih terasa berat untuk diingat. Dan karenanya, saya tidak pernah berbagi baik tulisan maupun foto-foto itu bahkan pada kucing saya sekalipun. #eh

Btw, disclaimer: tulisan ini memiliki indikasi curcol dan membosankan *kayak biasanya enggak aja >.<

Tapi kelihatannya memang benar, kalau kata pepatah, Happiness is only real when shared, saya kira kenangan pun demikian, only feels real when shared. Mengapa? Karena ingatan manusia terkadang tidak berguna. Ingatan–juga akal sehat yang selama ini kita andalkan–bisa saja dicabut dari kita tanpa aba-aba.

Jika apa yang kita punya hanya disimpan sendirian, maka ia pun akan lenyap bersama ingatan kita yang terkikis perlahan-lahan. Peristiwa, tempat, pohon, kucing, hujan, manusia, semua yang pernah kita temui tidak lagi bisa kita yakini apakah mereka benar-benar nyata atau cuma produk pikiran yang berusaha menambal lubang-lubang ingatan.

Apalagi… apalagi kalau catatan tentang kenangan itu pun ikut hilang. Lenyap tidak bersisa. Bersama gadget yang sudah seperti memori kedua kita.

Kok bisa? Kan ada cloud? Kenapa nggak nyimpen foto dan tulisan di cloud? Sayangnya waktu itu cloud belum zaman, dan beberapa yang sempat saya simpan di cloud, terhubung ke email yang passwordnya pun saya lupa.

Memori eksternal? HDE? Flashdisk? CD? DVD?

Semuanya ikut hilang. Tiga buah laptop (satu milik keponakan saya), dua buah HDE tempat saya menyimpan segala data, flashdisk, dan sebuah ponsel, hilang dimaling orang dalam waktu yang bersamaan. Semuanya.

Ini bukan pertama kali saya kehilangan barang, laptop saya pernah rusak dan banyak data yang terhapus, ponsel pun beberapa kali hilang. Namun, tidak ada yang membuat saya merenung begitu lama kecuali yang ini. Karena kali ini ia jadi satu-satunya referensi saya akan masa-masa yang masih ingin saya uraikan. Masa-masa yang buram dan belum tahu bagaimana saya harus memaknai dan menempatkannya dalam hidup saya. Masa-masa yang masih ingin saya cerna perlahan-lahan.

Jeleknya lagi, yang hilang ya yang cuma terkait periode buram itu saja. Data-data dari sebelum periode itu sempat saya simpan dalam beberapa DVD (dulu belum zaman HDE dan ukuran flasdisk masih 512 Mb XD ). Menyebalkan sih. Tapi mendadak saya seperti diingatkan. Mungkin ini saatnya saya melepaskan diri dari hantu-hantu di masa itu.

Karena, bahkan ketika dokumentasi dari masa-masa itu masih ada pun, saya sering kali ketakutan hanya dengan melihatnya. Ada beberapa yang masih tidak ingin saya buka. Banyak yang saya hindari. Di satu sisi, saya ingin mencoba mengurai maknanya, tapi di sisi lain, bahkan sekadar melihat-lihat jejaknya pun punggung saya terasa kaku dan dingin.

Mungkin, itu salah satu cara Tuhan untuk membuat saya melepaskan dan fokus pada apa yang saya punya sekarang.

Ada memang hal-hal yang masih harus diselesaikan, ditambal, diperbaiki, terkait masa itu. Jadi tidak bisa sepenuhnya dilupakan. Tapi, untuk hal lainnya yang memang belum bisa saya cerna maknanya, biarkan bolong dulu saja. Dan sekarang saya berniat untuk membuat kenangan baru lagi, perlahan-lahan.

Nah, terus, apa hubungannya dengan #misi21 kali ini? Misi saya hari kesepuluh kemarin adalah beberes blog dan folder HP/Laptop. Laptop yang baru berusia beberapa bulan, pastinya, yang datanya masih sedikit.

Saat saya mengorganisir isi laptop yang memorinya baru terisi kurang dari sepuluh persen itu, mendadak saya ingat tulisan-tulisan lama, catatan penelitian, data-data yang saya kumpulkan dengan susah payah, jurnal, artikel, bacaan, bahkan hasil lab yang saya kerjakan, foto dari tempat-tempat yang saya kunjungi, hal-hal tidak selesai, dan semua yang tidak pernah saya bagi dengan orang lain, tidak pernah melihat dunia, sekarang rasanya menjadi tidak nyata.

Ingatan saya buram, dan catatan tentang perjalanannya juga hilang. Saya jadi berpikir, kalau saja dulu saya berbagi hal-hal itu dengan seseorang, atau dengan orang-orang, mungkin masih ada jejak ingatan yang bisa saya pegang.

Tapi yang lalu yasudah lah ya, sekarang saatnya membuat jejak dan perjalanan baru! 🙂

Sekian laporan hari kesepuluh. Dan btw, ini blognya belum selesai diberesin sih, kemarin kelamaan nyari theme yang tepat. Masih belum ada yang cocok banget kayaknya. Atau mungkin saya yang memang gaptek mengutak-atik ginian. >.<

 

*gambar dari sini

Iklan

4 comments

  1. Soal data yg hilang saya jd ingat bbrp tahun yg lalu, saat memindahkan semua data di laptop ke HDE dan lupa mengembalikannya. Ujug2 HDE saya hilang di bandara 😐

    Jd banyak foto keluarga yg hilang sih selain bbrp data. Bbrp tahun sebelumnya, data blog saya lenyap, karena lupa memperpanjang hosting sementara saya jg lupa bikin bek ap 😐

    Salah satu seri postingan yg hilang ya ttg #misi21 ini. Ah rasanya saya jg sdh cerita tp yaudahlah. Sebagian Postingan th 2011 walopun isinya banyak ngaconya tp kan kan kn

    Suka

    • Iya kan, emang nyesek kan ya kalo ilang itu. 😦 Biasanya sih saya cepet sembuh nyeseknya. Tapi yang ini, duh… 😦

      Wkwkw bener banget, walopun tulisan jaman dulu banyak ngaconya tapi ya gimana ya…ttp aja sayang XD

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s