gambar The Dummy Cook Project No #12: Nabemono, Healthy Japanese Hotpot

Minggu kemarin hujan turun terus setiap hari, kami di rumah pun pilek berjamaah, maka suatu sore saya memutuskan membuat sup hangat. Pilihannya jatuh pada Nabemono ini. Tidak banyak variasi sup yang bisa saya buat, paling-paling sup ayam, sup sayur, atau sup kacang merah. Maka, saya pun antusias mencoba Nabemono ini.

Nabemono atau Nabe, sebetulnya merupakan hidangan yang disajikan dalam hot pot. Berbagai bahan bisa dimasukkan ke dalamnya. Ada banyak variasi Nabe, tapi intinya protein dan sayur disajikan bersamaan dalam satu pot, dengan kuah yang khas.

Saya mencoba menggunakan sayur yang hampir selalu tersedia di rumah, brokoli, wortel, dan kacang polong. Tiga macam sayur itu memang rutin kami beli. Kadang-kadang ada jamur, tapi tidak selalu. Kali ini, jamurnya habis, jadi pada hidangan Nabe yang biasanya pakai jamur, saya malah tidak pakai. Tapi, tidak mengapa, rasanya tetap lezat karena kuah yang dibuat dari kaldu ikan bonito dan kombu.

Ini merupakan versi sederhana yang disesuaikan dengan selera kami. Yang otentik banyak ditemukan resepnya dari foodblogger asli Jepang, namun beberapa bahan di sana tidak bisa kami pakai di rumah. Jadi, inilah resep yang sudah dimodifikasi.

NABEMONO (untuk dua porsi)

Bahan:

  1. Brokoli 150 gr
  2. Wortel 100 gr
  3. Kacang polong 100 gr
  4. Cumi basah 100 gr
  5. Fillet ikan 100 gr, taburi garam-merica serta lumuri tepung (saya pakai ikan cod, bisa pakai dori, salmon, atau bahkan ikan air tawar)
  6. Kombu 12 x 8 cm
  7. Ikan bonito kering 3 sdm
  8. Kecap manis 1 sdm
  9. Kecap ikan 1 sdm
  10. Balsamic vinegar 1 sdt (optional, saya pakai ini sebagai pengganti mirin, tapi bisa juga pakai jeruk nipis 1 sdt)
  11. garam, gula sesuai selera

Cara Membuat:

  • Goreng ikan yang telah dilumuri tepung dan garam-merica (bila suka, bisa juga tidak perlu digoreng ikannya, langsung direbus dalam kuah)
  • Rendam kombu dalam 700 ml air selama 30 menit, kemudian panaskan kombu beserta air rendamannya dengan api kecil
  • Masukkan serpih ikan bonito kering (katsuoboshi), biarkan sampai tenggelam ke dasar panci, masak dengan api kecil. Matikan api sebelum airnya mendidih, saring kaldu berisi kombu dan katsuoboshi ini. Buang ampasnya.
  • Panaskan kembali kaldu yang sudah disaring, tambahkan kecap manis, kecap ikan, balsamic vinegar/air jeruk nipis.
  • Masukkan sayur dari yang keras dahulu (wortel), biarkan agak lama, kemudian masukkan brokoli dan kacang polong. Masukkan cumi-cumi, masak kira-kira lima menit, matikan api. Tambahkan ikan yang telah digoreng tepat sebelum disajikan.

Sup ini citarasanya segar dan ringan. Sangat ramah di lidah. Gurihnya kombu dan katsuoboshi memberikan ciri khas yang unik, sehingga tanpa mirin dan sake pun saya sudah suka dengan kuahnya.

img_20170225_141433

Bila tertarik membuat sup ini, kombu dan katsuoboshi sebaiknya tidak terlewatkan. Atau, bisa juga diganti dengan menggunakan kaldu dashi instan. Dashi sendiri merupakan kaldu yang terbuat dari kombu dan katsuoboshi, versi instannya dalam bentuk serbuk bisa ditemukan di supermarket yang menjual makanan Jepang.

Iklan

2 comments

  1. Bahan makanan di paragraf terakhir itu bener2 bikin saya roaming beneran, ndeso skali pengetahuan saya ttg bahan makanan hehehe

    Saya mau nyoba yg sdh jd aja deh *pemalesan ehehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s